Showing posts with label 09). Show all posts
Showing posts with label 09). Show all posts

Friday, January 13, 2012

Makalah "PERBANDINGAN KEBEBASAN PERS DI MASA ORDE BARU DAN REFORMASI “





MAKALAH PKN
perbandingan Kebebasan pada masa orde baru dan reformasi
 
KELOMPOK II
1.       Haerul Juandita
2.       Hudaini Handayani
3.       Izzal Faturrahmi Audina
4.       Lina Rahmatika Pratiwi
5.       Liza Zahro’il Minani
6.       Muhammad Syamsussabri
7.       Muhammad Safruddin
8.       Najwa Herfany

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Kami memanjatkan puji serta syukur terhadap kehadiran Tuhan yang Maha Esa, Allah swt. karena dengan rahmat dan karunia dari-Nyalah kami dapat menyelesaikan malakah ini sebagaimana mestinya.
Kami menyadari bahwa  makalah ini tidak akan terselesaikan dengan baik tanpa bimbingan, arahan, dan bantuan yang diberikan kepada kami dari beberapa pihak dan sumber. Untuk itu kami  menghaturkan rasa terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Guru Pembimbing Mata pelajaran Pkn kami yakni L. Purnaman Wirawan . Dan kepada pihak – pihak yang telah merelakan waktunya dalam membantu penyusunan makalah ini.
Kami menyadari masih banyak kekurangan yang terdapat dalam makalah  ini. Oleh karena itu, kami mengharapkan masukkan saran dan kritik dari para pembaca yang sifatnya membangun untuk menyempurnakan penyusunan makalah yang selanjutnya. Namun, kami juga berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca.

                                                                                           Mataram, Januari  2012

            Kelompok II                           


DAFTAR ISI

Halaman Judul
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I   Pendahuluan
1.1.Latar Belakang
1.2.Rumusan Masalah
BAB II Pembahasan
BAB III             Penutup
3.1. Kesimpulan
Daftar pustaka


BAB I             Pendahuluan

1.1.   Latar Belakang
Sejak merdeka tahun 1945, Indonesia sudah beberapa kali mengalami pergantian sistem pemerintahan. Tahun 1945 sampai 1965 dikenal dengan nama sistem pemerintahan orde lama, yang mana merupakan era presiden Soekarno. Setelah presiden Soekarno tumbang, tampuk kekuasaan diserahkan kepada jenderal Soeharto yang akhirnya melahirkan sistem pemerintahan orde baru. Orde baru berlangsung dari tahun 1966 sampai tahun 1998. Dikarenakan sudah terlalu lama menjabat dan merajalelanya KKN, presiden Soeharto digulingkan oleh rakyat Indonesia yang akhirnya melahirkan zaman baru bagi Indonesia, reformasi. Reformasi berlangsung dari tahun 1998 sampai sekarang.

Friday, December 9, 2011

Laporan mengenai perbandingan nasi membusuk antara menggunakan tangan kiri atau kanan

Laporan mengenai perbandingan nasi membusuk antara menggunakan tangan kiri atau kanan

Latar Belakang

“Kalau makan jangan pake tangan kiri, tapi pake tangan kanan!” Itulah kalimat yang sering diucapkan oleh orang tua ketika melihat anak muda makan dengan kiri. Tangan kanan memiliki nilai kesopanan tersendiri bagi masyarakat. Melakukan segala sesuatu dengan tangan kanan adalah suatu yang sudah menjadi bagian dari kebuiasaan masyarakat. Masyarakat telah memberikan persepsi bahwa tangan kanan lebih baik dari tangan kiri. Terutama untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang bermanfaat seperti makan, bersalaman, menulis, dan lain sebagainya. Masyarakat menggunakan tangan kiri hanya untuk melakukan kegiatan yang berhubungan dengan hal-hal yang bersifat kotor seperti membersihkan kotoran. Menggunakan tangan kanan adalah bentuk kesopanan atau norma kesopanan yang sudah ditanamkan dalam masyarakat dari dulu.
Sementara Rasulullah

Ilmu Kalam

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
 
Dalam menunjukkan dalil, Al-Qur’an selalu menggugah fitrah manusia atau seluruhnya memperhatikannya struktur alam dengan segala keindahannya, di mana alam ini merupakan dalil tentang wujud Allah.
Al-Qur’an adalah kitab suci yang ditunjukan kepada setiap orang baik, orang awam maupun orang cendekiawan. Orang awam disuruh melihat dan memperhatikan alam untuk menilai kebesaran Allah. Para cendikiawan menyelidiki, menilai dengan seksama, akhirnya mereka beriman kepada Allah. Al-Qur’an memang bukan kitab filsafat, sebab ia tidak hanya diperuntukkan kepada ahli-ahli filsafat dan ahli mantiq saja. Karena kalau demikian, maka Al-Qur’an itu tidak akan difahami oleh orang awam.
Para mutakallimin mempunyai cirri khusus dalam membahas ilmu kalam, yang berbeda dengan ulama’-ulama’ yang lain. Ahmed Ameen menerangkan demikian.
“Sesungguhnya mutakallimin itu mempunyai system tersendiri di dalam membahas, menetapakan, dan berdalil. Berbeda dengan system Al-Qur’an dan hadits serta fatwa-fatwa sahabat. Dari segi lain, berbeda dengan system falsafat dalam membahas, menetapkan dan berdalil. System mereka berbeda dengan system orang-orang sebelumnya dan sesudahnya. Untuk itu akan kami jelaskan secara singkat. Adapaun perbedaan mereka dengan system Al-Qur’an ialah karena Al-Qur’an itu mendasarkan seruannya, berpegang pada fitrah manusia. Hampir setiap manusia, dengan fitrahnya mengakui adanya Tuhan, Tuhan yang menciptakan dan mengatur alam. Hampir setiap manusia dengan fitrahnya sepakat terhadap hal tersebut, sekalipun berbeda menamakan Tuhan itu dan menyebutkan sifat-sifat –Nya”.
Teologi, sebagaimana diketahui membahas ajaran-ajaran dasar dari suatu agama. Setiap orang ingin menyelami seluk-beluk agamanya masing-masing secara mendalam. Mempelajari teologi akan memberikan seseorang keyakinan-keyakinan yang berdasarkan pada landasan kuat, yang tidak mudah diombang-ambing oleh peredaran zaman. Ilmu kalam merupakan salah satu ilmu Islam. Yang dibahas adalah iman dan akidah Islam yang perlu dipeluk oleh seorang Muslim. Ulama membagi ilmu islam menjadi tiga bagian yaitu dokrin, moral, dan hukum. Dokrin atau akidah merupakan topik-topik yang dimengerti dan diimani, seperti keesaan Allah, sifat-sifat Allah, kenabian yang sifatnya universal dan terbatas, dan seterusnya. Namun ada perbedaan tertentu di kalangan mazhab seperti pa yang merupakan rukun imam. Ilmu kalam termasuk ilmu Islam yang membahas tentang dokrin atau aqidah.